Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menekankan bahwa semangat kurban harus tercermin tidak hanya dalam ibadah tahunan, tapi juga dalam integritas, kedisiplinan, dan dedikasi aparatur negara terhadap pelayanan masyarakat.
“Melalui penyerahan hewan kurban, semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus hidup dan berkembang di lingkungan Kementerian Komdigi (Komunikasi dan Digital),” ujar Nezar dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.
Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat acara penyerahan simbolis hewan kurban Idul Adha 1447 H di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, pada Senin (25/05).
Nezar menilai bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial merupakan fondasi yang vital dalam membangun budaya kerja yang harmonis, kolaboratif, dan humanis, serta berfokus pada kepentingan publik.
“Di lingkungan kerja kita, nilai-nilai ibadah kurban dapat diterapkan melalui tingkat kedisiplinan yang tinggi, tanggung jawab terhadap setiap tugas, serta kesediaan untuk mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun sektoral,” jelasnya.
Nezar memberikan penghargaan kepada semua pegawai, unit kerja, dan panitia kurban yang telah berkontribusi sehingga acara ini berjalan lancar dan penuh berkah.
Sementara itu, Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kemkomdigi Mira Tayyiba menjelaskan bahwa pelaksanaan kurban Kemkomdigi tahun ini berhasil terlaksana berkat partisipasi pimpinan unit kerja dan pegawai yang mengumpulkan sekitar 10 ekor sapi kurban.
“Kegiatan ini dapat dilaksanakan berkat dukungan dan partisipasi berbagai pihak, sehingga kita mampu mengumpulkan sekitar 10 ekor sapi. Hewan kurban ini berasal dari partisipasi pimpinan unit kerja dan pegawai di lingkungan Komdigi,” tambah Mira.
Ia menginformasikan bahwa proses pemotongan hewan kurban dijadwalkan akan berlangsung pada 30 Mei. Selanjutnya, daging kurban akan didistribusikan pada 2 Juni kepada para penerima manfaat atau mustahik.
“Sebanyak 1.751 mustahik akan menerima daging kurban, termasuk PNS golongan I dan II, PPPK golongan V dan VII, tenaga honorer, satpam, petugas kebersihan, pengemudi, tenaga outsourcing, serta yayasan sosial, seperti Panti Jompo Wijaya Kusuma dan Panti Asuhan Annuriyah,” ungkapnya.
Mira berharap bahwa pelaksanaan kurban Idul Adha 1447 H dapat meningkatkan semangat kebersamaan, solidaritas sosial, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pelayanan publik yang lebih humanis dan berdampak luas bagi masyarakat.



Comments are closed