Elon Musk Bangun Bisnis Baru, Rela Bakar Duit Rp 300 T

Spread the love


Jakarta –
Bos SpaceX dan Tesla Elon Musk membuat bisnis baru, pabrik chip. Dia rela menggelontorkan uang hingga USD 16,8 miliar atau lebih dari Rp 300 triliun.Sudah diumumkan bahwa SpaceX dan Tesla akan membangun Terafab di luar College Station di Grimes County. SpaceX telah mengupayakan bisnis ini sejak beberapa bulan lalu dan menegosiasi hingga puluhan juta dolar sebagai insentif untuk Grimes County, distrik sekolah setempat, serta pemerintah negara bagian untuk fasilitas semikonduktor canggih ini.Dikutip dari Houston Chronicle, Senin (10/8/2026), Terafab akan memproduksi chip untuk kendaraan otonom, robot humanoid, dan pusat data berbasis antariksa. Baik SpaceX maupun Tesla berbasis di Texas.
“Kami kini memulai upaya pembuatan chip yang paling luar biasa,” ujar Elon Musk dalam sebuah pernyataan.”Terafab menghadirkan teknologi manufaktur mutakhir ke Amerika, menciptakan ribuan lapangan kerja bergaji tinggi di Texas, serta memungkinkan kami memproduksi chip AI dalam skala besar untuk penggunaan di Bumi maupun di luar angkasa,” lanjutnya.Fasilitas baru ini merupakan bagian dari ekspansi pesat SpaceX di seluruh wilayah negara bagian tersebut. Perusahaan ini meluncurkan roket di dekat Brownsville, menguji mesin di McGregor, dan memproduksi komponen untuk satelit internet pita lebar di Bastrop.Perusahaan menyatakan telah menciptakan lebih dari 56.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung. Hasilnya adalah dampak ekonomi yang diperkirakan mencapai USD 28 miliar sejak 2024, serta menyumbang ratusan juta dolar dalam bentuk pendapatan pajak tidak langsung sejak tahun yang sama.Gubernur Greg Abbott pada hari Kamis lalu mengumumkan bahwa proyek tersebut menerima dana hibah sebesar USD 30 juta dari negara bagian melalui Texas Enterprise Fund.Anderson-Shiro CISD dan Iola ISD telah memberikan persetujuan akhir untuk keringanan pajak bagi proyek ini awal pekan ini. Sebelumnya, Grimes County juga telah menyetujui pembebasan pajak properti.Sementara itu, sebagian warga menyatakan kekhawatiran terhadap fasilitas baru yang sangat besar ini. Mereka takut pembangunan Terafab mengganggu gaya hidup pedesaan mereka, memengaruhi nilai properti, serta berdampak negatif terhadap lingkungan.Kelompok Grimes County Citizens for Responsible Development telah mengumpulkan hampir 900 tanda tangan untuk petisi yang menuntut perlindungan, transparansi, pengawasan independen, serta kesempatan nyata untuk bersuara dalam pengambilan keputusan yang akan menentukan masa depan.”Terafab akan membawa pembangunan dalam skala yang belum pernah dialami oleh wilayah pedesaan kami sebelumnya,” ujar direktur operasional kelompok tersebut, Marie Egyed.”Kami memahami bahwa kemajuan teknologi terus berjalan, namun kemajuan tidak bisa hanya diukur dari nilai investasi, pendapatan pajak, atau lapangan kerja. Kemajuan juga harus diukur dari seberapa baik kita melindungi masyarakat, lahan, air, jalan raya, satwa liar, keselamatan publik, dan komunitas pedesaan yang sudah ada di sini sebelum proyek ini hadir,” imbuhnya.Musk menyatakan bahwa fasilitas ini diperlukan. Alasannya karena SpaceX dan Tesla akan membutuhkan lebih banyak chip dibandingkan jumlah produksi chip yang ada saat ini di seluruh dunia.Menurut SpaceX, Terafab akan menyatukan berbagai proses kompleks, mulai manufaktur, pengemasan, hingga pengujian perangkat logika dan memori canggih, ke dalam satu fasilitas. Selama ini, tahapan-tahapan tersebut biasanya dilakukan di fasilitas terpisah dan sering kali oleh perusahaan yang berbeda-beda.

(ask/ask)



Sumber Asli


Spread the love

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leon

Admin Support