Uni Eropa menyelidiki dugaan penipuan dan keterbukaan iklan di Booking.com.

  • Home
  • IT Solution
  • Uni Eropa menyelidiki dugaan penipuan dan keterbukaan iklan di Booking.com.
Spread the love

Brussels (ANTARA) – Pada Rabu (21/10), Komisi Eropa meluncurkan penyelidikan resmi terhadap Booking.com terkait dugaan ketidakmampuan platform tersebut dalam mengatasi tampilan daftar akomodasi palsu dan penipuan phishing, serta dalam menjelaskan iklan berbayar dengan jelas.

Penyelidikan ini akan menilai apakah platform tersebut telah melakukan evaluasi dan mitigasi yang tepat terhadap risiko dari daftar akomodasi palsu, seperti properti yang tidak ada, penipuan dengan menyamar sebagai pihak lain, dan penawaran yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku berdasarkan Undang-Undang Layanan Digital (DSA) Uni Eropa (UE), menurut pernyataan dari Komisi Eropa.

Penyelidikan juga akan memperhatikan cara data reservasi dan informasi tamu diberikan kepada penyedia akomodasi serta bagaimana Booking.com mengelola layanan reservasi mereka. Para penyelidik akan memeriksa apakah terdapat perlindungan yang cukup untuk mencegah penyalahgunaan data yang dapat menyebabkan serangan phishing dan permintaan pembayaran palsu.

Sejumlah wisatawan mengunjungi Tambang Garam Wieliczka di Wieliczka, Polandia, pada 7 Mei 2025. ANTARA/XINHUA/Zhang Fan

Dalam pernyataan itu, dijelaskan bahwa penyedia akomodasi membayar komisi lebih tinggi untuk memperoleh visibilitas lebih besar dalam hasil pencarian di Booking.com, dan Komisi Eropa akan menyelidiki apakah daftar akomodasi yang dipromosikan tersebut jelas diberi label sebagai iklan, serta apakah pengguna dapat dengan mudah mengetahui siapa yang memasang dan membayar iklan tersebut.

Sesuai dengan DSA, pengguna diharapkan dapat membedakan antara daftar akomodasi yang ditampilkan dengan lebih menonjol karena relevansi pencarian dan daftar akomodasi yang dipromosikan melalui iklan berbayar, kata Komisi Eropa.

Jika terbukti, dugaan ketidakmampuan itu akan melanggar kewajiban DSA terkait evaluasi risiko sistemik, mitigasi risiko, dan transparansi periklanan.

Komisi Eropa menyatakan akan memprioritaskan penyelidikan yang mendalam dan mengumpulkan bukti lebih lanjut melalui permintaan informasi, wawancara, atau inspeksi. Komisi tersebut juga dapat memberlakukan langkah-langkah sementara atau menerima komitmen dari Booking.com untuk menanggapi berbagai isu yang muncul.

Pembukaan proses penyelidikan ini tidak menyiratkan bahwa hasil penyelidikan telah ditentukan, tambah Komisi Eropa. Booking.com ditetapkan sebagai Platform Online Sangat Besar (Very Large Online Platform/VLOP) di bawah DSA UE pada 25 April 2023.

Sumber Asli


Spread the love

Comments are closed

Leon

Admin Support