Jakarta (ANTARA) –
Wirausahawan Elon Musk mengungkapkan rencana kerjasama dalam pembuatan chip antara perusahaannya, Tesla dan SpaceX.
TechCrunch pada Minggu (22/3) mengutip laporan dari Bloomberg yang menyebutkan bahwa Musk mengumumkan rencana ambisius tersebut pada Sabtu (21/3) malam dalam sebuah acara di pusat kota Austin, Texas, Amerika Serikat.
Musk pada acara itu juga menampilkan gambar fasilitas yang disebut sebagai “Terafab”, yang direncanakan akan dibangun dekat kantor pusat Tesla di Austin dan “gigafactory.”
Pengusaha yang juga merupakan pendiri perusahaan seperti Tesla, SpaceX, dan Neuralink berupaya merealisasikan proyek ini karena menganggap bahwa produsen semikonduktor saat ini belum mampu memproduksi chip secara cukup cepat untuk memenuhi permintaan kecerdasan buatan dan robotika dari perusahaannya.
“Kami membangun Terafab atau kami tidak akan memiliki chip, dan kami memerlukan chip, jadi kami membangun Terafab,” ujarnya.
Menurut Musk, pembangunan fasilitas ini bertujuan untuk memproduksi chip yang dapat mendukung 100 hingga 200 gigawatt daya komputasi per tahun di Bumi serta satu terawatt di luar angkasa.
Namun, Musk belum membagikan rincian mengenai jadwal pelaksanaan rencana produksi chip tersebut.
Menurut laporan Bloomberg, Musk tidak memiliki latar belakang dalam bidang manufaktur semikonduktor.



Comments are closed