Jakarta (ANTARA) – Apple dilaporkan sedang melakukan negosiasi dengan beberapa perusahaan media untuk memanfaatkan konten mereka sebagai sumber informasi bagi Siri yang berbasis kecerdasan buatan (AI).
Menurut laporan dari Engadget pada Kamis (13/8) waktu setempat, dalam beberapa bulan terakhir, Apple telah menghubungi sejumlah penerbit berita dan menawarkan untuk menjalin kerja sama dalam jangka waktu beberapa tahun.
Konten dari penerbit tersebut akan digunakan oleh Siri untuk memberikan berita terkini dan informasi lainnya dalam layanannya. Siri AI diperkirakan bakal dirilis bersamaan dengan iOS 27 pada akhir tahun ini.
Laporan itu tidak menyebutkan penerbit yang telah dihubungi oleh Apple, namun perusahaan tersebut dilaporkan menawarkan skema pembayaran berdasarkan penggunaan konten. Penerbit akan menerima bayaran ketika konten mereka digunakan oleh sistem Siri AI.
Skema ini berbeda dari pendekatan yang umum diambil oleh perusahaan AI besar seperti OpenAI, yang biasanya menawarkan biaya lisensi tetap kepada penerbit sebagai imbalan atas akses luas ke konten.
Sebelumnya, Apple juga telah membayar sejumlah penerbit untuk mendapatkan hak menggunakan konten mereka, termasuk untuk melatih model AI perusahaan.
Apple pertama kali memperkenalkan asisten virtual Siri dengan kemampuan berbasis AI di ajang WWDC 2024. Namun, peluncurannya mengalami penundaan selama dua tahun sebelum kembali diperkenalkan di WWDC tahun ini.
Dalam pengembangan Siri AI, Apple berkolaborasi dengan Google untuk menciptakan model AI Gemini yang telah disesuaikan untuk mendukung asisten virtual tersebut.
Hasil dari pengujian awal menunjukkan bahwa Siri AI memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan versi Siri yang saat ini digunakan oleh banyak pengguna. Meski demikian, Apple masih menghadapi tantangan untuk mengejar kemampuan asisten AI yang telah dikembangkan oleh perusahaan teknologi lainnya.



Comments are closed