Astronaut Hong Kong Melakukan Misi Ruang Angkasa Pertama untuk Program Nasional

  • Home
  • IT Solution
  • Astronaut Hong Kong Melakukan Misi Ruang Angkasa Pertama untuk Program Nasional
Spread the love

Hong Kong (ANTARA) – Wahana antariksa berawak Shenzhou-23 milik China, yang diluncurkan dengan roket Long March-2F, sukses meluncur dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di barat laut China pada Minggu (24/5) pukul 23.08 waktu setempat.

Ribuan kilometer dari lokasi peluncuran, di Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong, suara sorakan bergema di seluruh kampus universitas, asrama, dan tempat-tempat komunitas, disertai lambaian bendera nasional dan regional yang membentuk lautan merah yang menakjubkan.

Nama-nama astronaut yang terlibat dalam misi tersebut diumumkan sehari sebelumnya. Li Jiaying, atau Lai Ka-ying dalam bahasa Kanton, adalah warga Hong Kong yang berpartisipasi dalam misi ini. Dia mencatat sejarah sebagai anggota pertama dari angkatan astronaut China keempat yang melaksanakan misi di orbit, serta sebagai spesialis muatan (payload specialist) wanita pertama dari SAR Hong Kong dan SAR Makau yang bergabung dalam program antariksa berawak nasional China.

ANTARA/Xinhua

Saat waktu peluncuran mendekat, kerumunan mahasiswa berkumpul di Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Hong Kong (Hong Kong University of Science and Technology/HKUST).

MUSICO, singkatan dari Multi-Spectral Imaging Carbon Observatory, adalah detektor sumber metana dan karbon dioksida yang ringkas dan presisi tinggi, dikembangkan bersama oleh universitas tersebut, telah tiba di stasiun luar angkasa Tiangong milik China melalui wahana kargo Tianzhou-10 awal bulan ini.

Lai dijadwalkan untuk melakukan pengoperasian di orbit menggunakan instrumen ilmiah yang dikembangkan di Hong Kong ini.

“Pemerintah pusat telah memberikan landasan yang kuat bagi kami, sehingga Hong Kong bisa memberikan kontribusi kecerdasan dan kekuatannya,” ungkap Pan Fei, seorang mahasiswa program doktoral di HKUST.

“Ini merupakan muatan ilmiah pertama Hong Kong yang beroperasi di stasiun Tiangong,” jelas Su Hui, profesor utama di jurusan teknik sipil dan lingkungan HKUST. “Misi ini merupakan tonggak sejarah yang sepenuhnya menunjukkan dukungan dan pengakuan pemerintah pusat terhadap partisipasi Hong Kong dalam eksplorasi antariksa.”

Di Universitas Hong Kong (Hong Kong University/HKU), hampir 50 dosen dan mahasiswa berkumpul untuk mendukung alumni mereka, Lai. Pembimbing doktoralnya, Chow Kam-pui, seorang associate professor kehormatan di HKU, menyaksikan peluncuran bersejarah tersebut melalui siaran langsung.

“Lai adalah panutan yang menginspirasi bagi kami,” komentar seorang mahasiswa sarjana jurusan biologi bernama Yeung. Terobosan ini memotivasi dia untuk menerapkan pengetahuan profesionalnya dalam penelitian medis. “Perjalanannya ke luar angkasa mewujudkan impian negara dalam bidang antariksa dan inovasi.”

Seorang mahasiswa baru jurusan psikologi bernama Wong merasakan semangat luar biasa yang melanda kota ini. “Dahulu, astronaut terlihat sebagai sosok yang jauh di balik layar kaca. Melihat seorang warga asli Hong Kong pergi ke luar angkasa membuat kami sangat bangga. Tanah air China menawarkan platform yang jauh lebih luas dari yang bisa kami bayangkan.”

ANTARA/Xinhua

Berbagai perayaan diadakan di komunitas lokal. Anggota Federasi Organisasi Masyarakat Hong Kong-Guangdong berkumpul untuk menyaksikan peluncuran tersebut. Sebagai seseorang kelahiran Shunde, Guangdong, Lai memiliki hubungan yang erat dengan penduduk Shunde. Sorakan dan tepuk tangan meriah menggema saat wahana antariksa tersebut berhasil memasuki orbit yang direncanakan.

“Lai adalah sosok teladan yang luar biasa dan mencerminkan ikatan yang kuat antara Guangdong dan Hong Kong,” kata George Lung Chee-ming, wakil ketua eksekutif federasi tersebut. Dia juga menambahkan bahwa misi antariksa yang dilakukan Lai adalah cerminan dari integrasi mendalam Hong Kong dalam pembangunan nasional China.

Hampir 100 orang berkumpul di depan basis Federasi Asosiasi Fujian Hong Kong (Hong Kong Federation of Fujian Associations). Mereka menyemarakkan dengan yel-yel dukungan bagi astronaut asal Hong Kong tersebut.

“Pencapaian bersejarah ini adalah milik seluruh bangsa China dan membawa kebanggaan bagi Hong Kong,” kata Sze Ching-lau, anggota Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (Chinese People’s Political Consultative Conference/CPPCC) serta ketua federasi tersebut. Dia menambahkan bahwa dukungan nasional mendorong bakat muda di Hong Kong, dan misi Lai diharapkan akan menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk menjaga patriotisme dan mengejar inovasi ilmiah.

Hong Kong menjadi saksi, peserta aktif, serta kontributor berdedikasi dalam kemajuan kedirgantaraan China. Seperti yang diungkapkan banyak generasi muda Hong Kong saat menyaksikan siaran langsung, “Lai adalah kebanggaan kami. Jika dia bisa mencapai luar angkasa, kami pun yakin bisa melakukannya suatu hari nanti.”

Sumber Asli


Spread the love

Comments are closed

Leon

Admin Support