CEO John Ternus menginginkan Apple untuk lebih efisien dan mempercepat peluncuran produk.

  • Home
  • IT Solution
  • CEO John Ternus menginginkan Apple untuk lebih efisien dan mempercepat peluncuran produk.
Spread the love

Jakarta (ANTARA) – John Ternus, CEO baru Apple, dilaporkan telah memiliki visi yang jelas untuk kepemimpinannya, yang akan berbeda dari pendahulunya.

Visi baru Ternus diharapkan akan membuat struktur organisasi Apple lebih efisien dan memfokuskan pengembangan teknologi agar rilis produk dapat terjadi lebih cepat.

Mengutip laporan dari GSM Arena, Rabu (30/9) waktu setempat, informasi ini disampaikan oleh Mark Gurman dari Bloomberg. Menurutnya, visi yang lebih ramping ini berpotensi mengakibatkan pengurangan jumlah karyawan.

Ternus ingin mengurangi posisi manajemen menengah untuk memberikan hubungan yang lebih langsung antara insinyur dan eksekutif senior.

Selama beberapa minggu terakhir, Apple dilaporkan telah mengurangi jumlah manajer program teknik, yang sangat penting dalam koordinasi tim dan pengembangan produk.

Mereka tidak diberhentikan secara langsung, tapi diberikan waktu untuk mencari posisi lain di Apple; mereka yang tidak dapat menemukan pekerjaan baru akan dipecat pada akhir tahun ini.

Ia juga telah membatalkan sejumlah produk dalam pengembangan, yang mengakibatkan beberapa pemutusan hubungan kerja kecil-kecilan.

Beberapa tim yang terdampak termasuk tim yang bekerja pada Siri, proyek terkait AI, dan headset Apple Vision Pro XR.

Perubahan lainnya juga terlihat dari rencana pemangkasan karyawan di AppleCare. Terdapat kabar awal bahwa Apple berencana mengurangi 5000 karyawan di AppleCare dan menggantikannya dengan AI.

Namun di bawah kepemimpinan Ternus, langkah tersebut dibatalkan, dan saat ini, staf di AppleCare masih mengandalkan tenaga manusia.

Sebagai mantan kepala divisi pengembangan perangkat keras Apple, Ternus yakin bahwa Apple harus lebih efisien.

Ia juga percaya Apple perlu lebih eksperimental dalam proyeknya dan harus merilis produk dengan frekuensi lebih tinggi.

Karena itu, ia mungkin akan mengubah jadwal peluncuran produk besar yang rutin diadakan setiap September, dengan beberapa produk diumumkan pada musim semi.

App Store, yang selama ini menjadi sumber pendapatan utama bagi Apple, menghadapi tekanan dari regulator di AS, Uni Eropa, Jepang, dan tempat lainnya, sehingga pertumbuhan pendapatan melambat.

Oleh karena itu, Ternus, Eddy Cue yang merupakan SVP Layanan dan Kesehatan Apple, serta CFO Apple Kevan Parekh sedang mendiskusikan potensi layanan baru.

Sumber Asli


Spread the love

Comments are closed

Leon

Admin Support