KemkomdigI mengonfirmasi bahwa semua situs BTS yang terkena dampak gempa di Palu sudah kembali normal.

  • Home
  • IT Solution
  • KemkomdigI mengonfirmasi bahwa semua situs BTS yang terkena dampak gempa di Palu sudah kembali normal.
Spread the love

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menginformasikan bahwa saat ini seluruh menara infrastruktur telekomunikasi base transceiver station (BTS) di Palu, Sulawesi Tengah, yang terdampak gempa dengan magnitudo 6,7 telah sepenuhnya dipulihkan.

Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Indra Maulana, menjelaskan bahwa total ada 29 situs BTS yang terdampak gempa telah pulih per tanggal 19 Juni 2026 pukul 06.00 WIB.

“Berdasarkan data dashboard alarm pada pukul 06.00 WIB tanggal 19 Juni 2026, semua 29 site/BTS yang terdampak gempa Palu telah berhasil mendapatkan pemulihan secara total,” ujar Indra dalam keterangan resmi kepada ANTARA, pada hari Jumat.

Ia juga menjelaskan bahwa 29 situs BTS yang telah dipulihkan tersebar di tiga kabupaten/kota, yaitu delapan situs di Kota Palu, 13 situs di Kabupaten Poso, dan delapan situs di Kabupaten Sigi.

Sementara itu, dua situs yang terpengaruh oleh pemadaman listrik di Pulau Jawa masih dalam proses pemulihan.

“Dengan selesainya pemulihan seluruh site/BTS yang terdampak, PMT (Pusat Monitoring Telekomunikasi) akan terus memantau kualitas layanan telekomunikasi bersama Balmon SFR (Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio) dan Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) di wilayah yang terdampak untuk memastikan layanan berjalan normal secara berkesinambungan,” kata Indra.

Diketahui, sebanyak 29 situs BTS dari total 2.601 situs atau sekitar 1,04 persen di tiga kabupaten dan kota mengalami gangguan layanan telekomunikasi akibat gempa magnitudo 6,7 yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah.

Berdasarkan laporan dari operator telekomunikasi, gangguan ini disebabkan oleh terputusnya jalur transmisi dan pasokan listrik akibat dampak gempa.

Peristiwa gempa bumi tektonik itu terjadi pada 16 Juni 2026 pukul 10.27 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa episentrum gempa terletak di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur, tepatnya 42 kilometer arah tenggara Kota Palu.

“Gempa bumi ini tergolong dangkal dengan kedalaman pusat gempa sekitar 10 kilometer, namun hasil pemodelan matematis menunjukkan bahwa aktivitas seismik ini tidak berpotensi memicu tsunami,” ujar BMKG.

Sumber Asli


Spread the love

Comments are closed

Leon

Admin Support