Memahami Fitur Keamanan Terbaru di iPhone dan iPad untuk Melindungi Diri dari Penipuan

  • Home
  • IT Solution
  • Memahami Fitur Keamanan Terbaru di iPhone dan iPad untuk Melindungi Diri dari Penipuan
Spread the love

Jakarta (ANTARA) – Apple dilaporkan telah memperkenalkan fitur keamanan baru di iPhone dan iPad melalui pembaruan sistem operasi teranyarnya, iOS 27 dan iPadOS 27, yang diberi nama “Deteksi Risiko Peniruan Identitas”.

Meskipun fitur ini bukanlah yang utama dalam pembaruan sistem operasi, fungsi ini menawarkan manfaat penting dalam mencegah penipuan digital yang sering menggunakan skema social engineering.

Menurut laporan dari Engadget, Selasa (29/9) waktu setempat, fitur ini beroperasi sepenuhnya di perangkat, sehingga Apple tidak akan pernah mengakses foto, pesan teks, atau konten pribadi milik pengguna iPhone dan iPad.

Fitur ini bersifat opsional dan merupakan pelengkap dari langkah-langkah lain yang diambil Apple untuk melindungi pengguna di dunia maya.

“Deteksi Risiko Peniruan Identitas” dirancang untuk mengidentifikasi tanda-tanda penipuan yang sedang berlangsung.

Misalnya, saat pengguna melakukan tindakan sensitif seperti pembayaran atau perubahan detail keamanan akun, aplikasi pendukung dapat meminta penilaian risiko secara real-time.

Perangkat pengguna yang mengaktifkan fitur ini akan menghasilkan penilaian risiko dengan menganalisis pola interaksi, waktu, konteks, dan data sensor dasar, semuanya dilakukan di dalam perangkat.

Berdasarkan analisis tersebut, sistem akan menetapkan salah satu dari tiga tingkat risiko. Pertama adalah unknown, di mana sistem tidak mendeteksi aktivitas mencurigakan atau menunjukkan bahwa aktivitas tersebut aman.

Kemudian penilaian kedua adalah medium, yang berarti fitur ini mendeteksi beberapa tanda aktivitas mencurigakan.

Terakhir, risiko high muncul ketika terlalu banyak tanda bahaya terdeteksi terkait keamanan di perangkat pengguna.

Dengan hadirnya fitur baru dari Apple, pengguna dapat menutup celah yang biasanya dimanfaatkan penipu untuk mencuri data di perangkat mereka.

Fitur ini akan mendeteksi perilaku mencurigakan pada saat-saat kritis yang sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

Namun, keputusan tentang langkah selanjutnya tetap ada di tangan pengembang aplikasi.

Setelah itu, pengguna dapat menggulir ke bawah hingga menemukan “Deteksi Risiko Peniruan Identitas” atau “Impersonation Risk Detection” dan mengaktifkan layanan “Bagikan dengan Pengembang Aplikasi”.

Apple juga mengingatkan, jika seseorang menghubungi pengguna iPhone atau iPad dan mendesak mereka untuk mematikan fitur ini, pengguna harus menganggapnya sebagai tanda bahaya.

Alasan tersebut membuat Apple merancang fitur ini sehingga ketika pengguna mematikannya, akan memerlukan waktu hingga 24 jam agar perubahan berlaku.

Fitur ini hanya berfungsi dengan aplikasi yang dirancang untuk mendukungnya, dan Apple belum merilis daftar aplikasi tersebut.

Sumber Asli


Spread the love

Comments are closed

Leon

Admin Support