Jakarta (ANTARA) – Samsung telah meluncurkan alat pelacak pintar terbaru, Galaxy SmartTag 3, yang dilengkapi dengan baterai yang dapat bertahan hingga 790 hari.
Menurut laporan Gizmochina pada Rabu (30/9), alat pelacak berbentuk bulat dengan tombol aluminium ini dapat bertahan 790 hari dalam mode hemat daya dan 550 hari dalam mode normal.
Galaxy SmartTag 3 memiliki volume yang 35 persen lebih kecil dan bobot 33 persen lebih ringan dibandingkan pendahulunya, SmartTag 2.
Peningkatan yang signifikan dari perangkat ini mencakup konektivitas dengan sistem operasi lain.
SmartTag sebelumnya hanya bisa berfungsi dalam ekosistem Galaxy, dan hanya kompatibel dengan perangkat yang menggunakan sistem operasi OneUI.
Sementara itu, Galaxy SmartTag 3 kini memungkinkan perangkat iOS terhubung melalui jaringan SmartThings Find.
Dengan ini, anggota keluarga yang menggunakan iPhone maupun ponsel Android dapat melacak barang yang sama, memeriksa riwayat lokasi, dan memanfaatkan fitur pencarian lokal tanpa terikat pada merek ponsel tertentu.
Galaxy SmartTag 3 dilengkapi dengan teknologi Bluetooth 6.0 Channel Sounding untuk melacak lokasi barang.
Standar ini memungkinkan aplikasi menunjukkan jarak dan arah dari jarak hingga 60 meter, yang sekitar tiga kali lipat dari jangkauan model sebelumnya.
Ketika pengguna mendekati alat pelacak, perangkat akan beralih ke teknologi ultra-wideband (UWB) untuk pelacakan lokasi yang lebih akurat.
Jika pelacak berada di luar jangkauan Bluetooth ponsel pengguna, perangkat akan menggunakan Galaxy Find Network.
Jaringan ini bergantung pada perangkat Samsung lain yang telah memilih untuk berpartisipasi di area tersebut untuk mengirimkan lokasi tag kembali kepada pengguna dengan aman.
Samsung juga menghadirkan beberapa fitur otomatis untuk mengurangi frekuensi pemeriksaan aplikasi oleh pengguna.
Pengguna dapat mengatur Notifikasi Lokasi untuk menerima peringatan ketika tag memasuki atau meninggalkan area tertentu.
Notifikasi Lokasi juga mencakup peringatan deteksi gerakan, peringatan tertinggal jika ponsel pengguna terputus dari tag, serta catatan riwayat lokasi.
Jika tag hilang, chip NFC memungkinkan siapapun yang menemukannya untuk mengetuknya dengan ponsel mereka guna melihat detail kontak pemilik yang terdaftar.
Samsung juga menyediakan casing silikon dan casing loop untuk memasang tag pada barang-barang.
SmartTag 3 akan diluncurkan di Korea Selatan pada 7 Oktober 2026 dan akan hadir di Amerika Serikat pada November 2026. Di pasar lainnya, alat ini mungkin akan tersedia pada tahun 2027.



Comments are closed