Samsung Rencanakan Penggunaan Baterai Si-C di Galaxy S, Berikut Keunggulannya

  • Home
  • IT Solution
  • Samsung Rencanakan Penggunaan Baterai Si-C di Galaxy S, Berikut Keunggulannya
Spread the love

Jakarta (ANTARA) – Samsung dilaporkan berencana untuk mengimplementasikan baterai silikon-karbon (Si-C) pada ponsel flagship galaxy S setelah pertama kali menggunakannya di lini terbaru ponsel lipat Galaxy Z.

Moon Sung-hoon, Wakil Presiden Hardware Mobile Experience Samsung, menyatakan bahwa penggunaan baterai silikon-karbon pada Galaxy S akan bergantung pada manfaat yang dapat diberikan terhadap pengalaman pengguna.

“Keputusan ini akan bergantung pada apakah teknologi baterai tersebut benar-benar menawarkan peningkatan yang signifikan terhadap pengalaman pengguna di setiap produk,” ujar Moon yang dilansir dari siaran Gizmochina pada Selasa (28/7) waktu setempat.

Samsung baru saja meluncurkan Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8 sebagai ponsel pertama yang mengadopsi baterai silikon-karbon.

Jenis baterai ini menawarkan kepadatan energi yang lebih tinggi dibandingkan baterai lithium-ion konvensional, sehingga memungkinkan kapasitas yang lebih besar dalam ruang yang sama.

Pada Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra, Samsung telah meningkatkan kapasitas baterai dibandingkan generasi sebelumnya. Sementara itu, Galaxy Z Flip 8 mempertahankan kapasitas baterai yang sama dengan model sebelumnya, namun dengan desain yang lebih ramping.

Moon tidak mengungkapkan kapan baterai silikon-karbon akan diterapkan pada lini Galaxy S.

Beberapa laporan sebelumnya menyebutkan bahwa Samsung sedang berupaya untuk meningkatkan kapasitas baterai pada Galaxy S27 Ultra. Jika terwujud, ponsel ini diperkirakan akan memiliki baterai sekitar 5.500 mAh, lebih besar dibandingkan kapasitas 5.000 mAh yang selama ini digunakan pada seri Galaxy S Ultra.

Namun, Samsung diperkirakan tetap memperhatikan regulasi di Eropa dan Amerika Serikat yang menetapkan persyaratan sertifikasi serta pengiriman yang lebih ketat untuk baterai lithium-ion sel tunggal dengan kapasitas energi di atas sekitar 20 watt-jam.

Berbeda dengan beberapa produsen ponsel dari China yang menggunakan baterai sel ganda atau bersedia menanggung biaya distribusi yang lebih tinggi, Samsung selama ini mempertahankan kapasitas baterai sel tunggal pada kisaran batas tersebut untuk perangkat yang dijual di Eropa dan Amerika Serikat.

Sumber Asli


Spread the love

Comments are closed

Leon

Admin Support