Jakarta -
Zankore by Indosat mulai mengantongi modal jumbo untuk membangun infrastruktur komputasi kecerdasan buatan (AI) berskala besar di Indonesia. Perusahaan baru saja mendapatkan suntikan pembiayaan sebesar USD 3,1 miliar atau setara RP 54,6 triliun dengan asumsi kurs USD 1 senilai Rp 17.614.Pendanaan tersebut menjadi pijakan penting bagi ambisi Zankore by Indosat membangun kapasitas komputasi AI hingga 1 gigawatt (GW) menggunakan teknologi NVIDIA. Pada tahap awal, perusahaan tengah membangun infrastruktur AI NVIDIA dengan kapasitas 100 megawatt (MW).Dengan kapasitas tersebut, Zankore by Indosat tidak hanya membidik kebutuhan komputasi perusahaan di dalam negeri, tetapi juga menempatkan Indonesia sebagai salah satu basis infrastruktur AI untuk melayani pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.
Direktur dan Chairman Zankore by Indosat Vikram Sinha mengatakan, perkembangan AI di Indonesia dan Asia Tenggara membutuhkan infrastruktur komputasi yang mampu menopang pertumbuhan aplikasi AI, termasuk agentic AI.”AI menciptakan peluang yang sangat penting bagi Indonesia dan Asia Tenggara. Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar apakah kita akan mengadopsi AI, melainkan kemampuan membangun infrastruktur yang mendorong wilayah ini menjadi bagian dari masa depan AI,” kata Vikram dalam keterangan tertulis Jumat (11/9/2026).Disampaikanya, dukungan NVIDIA akan menjadi bagian penting dalam membangun fondasi komputasi AI tingkat lanjut yang dibutuhkan kawasan.Zankore by Indosat akan membangun layanan cloud berbasis teknologi NVIDIA yang ditujukan bagi perusahaan berbasis AI, korporasi, startup, developer, hingga institusi di Indonesia dan Asia Tenggara.Platform tersebut akan menggunakan teknologi komputasi AI full-stack NVIDIA dan menyediakan kluster GPU berkinerja tinggi untuk kebutuhan pelatihan serta inferensi AI. Kapasitas itu dapat digunakan mulai dari pengembangan dan fine-tuning model hingga menjalankan inferensi dalam skala besar serta aplikasi agentic AI.Strategi tersebut menunjukkan bahwa bisnis Zankore by Indosat tidak hanya bertumpu pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga pada pengembangan ekosistem pengguna komputasi AI.Model bagi hasil dan dukungan kredit akan berjalan seiring dengan pengembangan infrastruktur berdasarkan kebutuhan pelanggan. Dengan pendekatan tersebut, ekspansi kapasitas komputasi dapat mengikuti pertumbuhan permintaan sekaligus menjaga efisiensi penggunaan modal.
Ambisi Zankore by Indosat jauh lebih besar dari kapasitas awal 100 MW. Perusahaan menargetkan pembangunan hingga 1 GW kapasitas komputasi AI NVIDIA melalui pengembangan bertahap.Rencana tersebut sebelumnya diumumkan ketika Zankore by Indosat diluncurkan pada 6 Agustus 2026 bersama Ooredoo Group, Indosat Ooredoo Hutchison, NVIDIA, dan Nokia.Pada saat peluncuran, Zankore menargetkan sekitar 200 MW kapasitas awal pada paruh pertama 2027 sebagai bagian dari rencana membangun salah satu platform infrastruktur AI terbesar di Asia.Kini, pendanaan Rp54,6 triliun tersebut menjadi salah satu modal utama untuk mengubah rencana tersebut menjadi infrastruktur komputasi yang beroperasi secara nyata. Dana pinjaman akan digunakan untuk mendukung pengadaan dan penerapan infrastruktur GPU NVIDIA tingkat lanjut.Besarnya pendanaan juga menunjukkan meningkatnya keyakinan lembaga keuangan terhadap prospek permintaan komputasi AI. Transaksi tersebut disebut sebagai salah satu pendanaan infrastruktur AI terbesar di Asia dan menjadi transaksi sindikasi pertama dengan skala sebesar ini di kawasan Asia-Pasifik.Citi bertindak sebagai penasihat utang eksklusif untuk fasilitas pinjaman tersebut. Sementara itu, Citi, ING, Natixis, Qatar National Bank (QNB) Group, dan United Overseas Bank (UOB) menjadi senior mandated lead arrangers, underwriters, and bookrunners.Keterlibatan konsorsium bank regional dan internasional tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan infrastruktur AI mulai dipandang sebagai kebutuhan investasi berskala besar, bukan lagi sekadar proyek teknologi.Pasalnya, pertumbuhan AI membutuhkan kapasitas GPU dalam jumlah besar untuk menjalankan proses pelatihan model, inferensi, serta berbagai aplikasi AI yang digunakan perusahaan dan institusi.Bagi Indonesia, pembangunan kapasitas tersebut juga memiliki implikasi strategis. Infrastruktur komputasi yang berada di dalam negeri memungkinkan pengembangan aplikasi AI dilakukan lebih dekat dengan data, pengguna, dan kebutuhan industri lokal.Di sisi lain, kapasitas yang dibangun Zankore by Indosat disiapkan untuk menangkap permintaan dari pasar Asia Tenggara yang tengah memasuki fase pertumbuhan AI.
(agt/fay)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)


