Teknologi


layanan digital

Alkindyweb.com – Pandemi membuat perubahan mendasar dalam bagaimana kita menjalani kehidupan. Tren perkembangan kebutuhan dan pemanfaatan digital yang sudah jadi kebutuhan sehari-hari seperti e-commerce, video conference, video on demand, video streaming, teledoctor dan lainnya, terus meningkat.

Belum lagi kini kita sudah dihadapkan dengan era metaverse, yang membuat semua hal menjadi virtual dengan memanfaatkan virtual reality dan augmented reality.

Kendati demikian, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi, kepada Selular menyampaikan segala tren layanan digital tersebut tidak ada artinya tanpa dukungan infrastruktur digital yaitu jaringan dan layanan internet yang memungkinkan semua aktivitas digital kita dapat dijalankan.

Baca juga: Dorong Pemanfaatan Ekosistem Digital, Mastel Desak Pembentukan UU Konvergensi Telematika

“Di masa post pandemi ini, internet menunjukkan jati dirinya sebagai pendorong transformasi digital dan lokomotif pertumbuhan ekonomi digital. Dan seiring dengan kebutuhan masyarakat yang kian meluas dan trend pemanfaatan internet yang ke arah metaverse, tentu kebutuhan akan internet yang dikatakan berkualitas, juga mengalami perkembangan dan perubahan,” kata Heru, Jumat (4/3).

Baca juga:   Fantastis, App Store Apple Raup Sekitar Rp895 Triliun di 2020

Ditambahkan Mantan Komisoner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dua periode ini, secara umum, berapa kecepatan unduh (download) dan unggah (upload) yang ditawarkan penyedia layanan internet kini menjadi parameter yang akan jadi perhatian di awal ketika kita memilih penyedia layanan internet.

“Apalagi akses berbagai layanan video, termasuk menggunakan aplikasi meeting, kecepatan upload dan download yang tidak memadai membuat film yang tonton maupun meeting yang kita ikuti menjadi tidak nyaman. Persoalan sering kali muncul karena ternyata apa yang ditawarkan provider internet tidak sama dengan pengalaman yang pengguna rasakan,” tegasnya.

Perbedaan kecepatan penawaran untuk download internet yang ditawarkan provider dengan kenyataan yang didapat pengguna, saat ini menjadi salah satu faktor baru menentukan kualitas layanan internet yang ditawarkan penyedia.

Baca juga:   Smartphone Bisa Meledak Jika Asal Pakai Charger Selular.ID

“Ini diistilahkan dengan throughput performance. Lewat parameter ini dapat diketahui penyedia internet mana yang menawarkan layanan sesuai fakta dan mana yang sekadar alat berjualan saja atau gimmick ke pelanggan saja,” lanjut Heru.

Dipaparkannya, laporan dari riset yang dilakukan Enciety Business Consult terkait Quality of Service (QoS) provider fixed broadband melalui Direct Observation di 8 (delapan) kota di Indonesia, yakni Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, dan Makassar, menarik untuk dicermati.

Sebab riset ini melalukan perbandingan realisasi performa download speed yang dirasakan pelanggan dengan kecepatan download yang dijanjikan provider (throughput performance).

Direct observation dilakukan pada sembilan provider, yaitu IndiHome, Biznet, CBN, First Media, Iconnet, MNC Play, MyRepublic, Oxygen, dan XL Home.

Baca juga:   Inggris Pertimbangkan Kemungkinan Penyelidikan Terhadap Google

Baca juga: Di 2022, Layanan Digital Tumbuh Lebih Besar Ketimbang Konektivitas

Dan hasilnya, ditemukan lima provider dengan rata-rata throughput performance paling baik yakni IndiHome (102%), diikuti MyRepublic (96%), CBN (84%), Oxygen (82%), dan Firstmedia (80%). Sementara Biznet rata-rata throughput performance 33%.

Dan khusus untuk Jakarta, berdasarkan direct observation yang dirilis Enciety awal Februari 2022 lalu, dari segi kecepatan Download, Paket 85 Mbps Biznet, pelanggan mendapatkan rata-rata kecepatan download sebesar 30,2 Mbps dengan throughput 36%.

Diikuti paket 50 Mbps MyRepublic pelanggan mendapatkan rata-rata kecepatan download 44,2 Mbps dengan throughput 88%. Sedangkan untuk IndiHome, dominan pelanggan masih berlangganan paket 20 Mbps ke bawah, pelanggan mendapatkan rata-rata kecepatan download 20,6 Mbps dengan throughput 103%.

Hosting Unlimited Indonesia



Sumber artikel

Author

admin

Leave a comment

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: