Media dianggap perlu memperkuat perannya dalam membentuk pemahaman masyarakat.

  • Home
  • IT Solution
  • Media dianggap perlu memperkuat perannya dalam membentuk pemahaman masyarakat.
Spread the love

Jakarta (ANTARA) – Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, Benny Siga Butarbutar, berpendapat bahwa media massa harus memperkuat perannya dalam membangun pemahaman publik melalui narasi yang berbasis fakta.

“Dalam pandangan seorang wartawan, kita tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat atau pelaksana agenda setting, karena bagi saya, konsep tersebut sudah usang, yang membuat media melihat publik sebagai entitas yang pasif,” ujarnya dalam acara Kick Off Konvensi Humas Indonesia 2026 di ANTARA Heritage Center, Jakarta, pada Sabtu.

“Mari kita alihkan peran agenda setting itu ke peran yang lebih proaktif, yaitu bagaimana kita dapat membangun konstruksi realitas,” tambahnya.

Dia menegaskan bahwa media massa harus lebih aktif dalam membantu membentuk pemahaman publik melalui penyajian informasi dan narasi yang berbasis fakta.

Untuk meningkatkan perannya dalam memperdalam pemahaman publik, ia menyebutkan bahwa media massa harus memperkuat kolaborasi dengan komunitas, pegiat media sosial, dan elemen masyarakat lainnya untuk mengisi ruang publik dengan informasi berkualitas.

“Oleh karena itu, penting bagi kami untuk aktif melibatkan komunitas, para homeless media, dan juga para penggiat media sosial untuk berkolaborasi. Saat ini, satu formula yang tetap kuat adalah kolaborasi,” katanya.

Dia juga menambahakan bahwa kolaborasi antara organisasi profesi dan media massa nasional sangat penting untuk memperkuat kemampuan komunikasi publik.

“Kerjasama antara organisasi profesi dan media nasional menjadi sangat krusial agar ruang publik dipenuhi dengan informasi berkualitas, membangun optimisme, serta memperkuat persatuan bangsa,” tegasnya.

Acara Kick Off Konvensi Humas Indonesia 2026 menandai awal dari rangkaian kegiatan menuju Konvensi Humas Indonesia 2026 yang akan berlangsung di Surakarta pada 17 dan 18 Oktober.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria turut hadir dalam acara tersebut, yang mengangkat tema “Humas sebagai Daya Bangsa, Menenun Kepercayaan, Menggerakkan Bangsa.”

Sumber Asli


Spread the love

Comments are closed

Leon

Admin Support