Persiapan untuk Expo ke-23 China-ASEAN Dimulai di Nanning

Spread the love

Nanning (ANTARA) – Pameran China-ASEAN (China-ASEAN Expo/CAEXPO) yang ke-23 akan diselenggarakan di Nanning, ibu kota Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi di China selatan, pada 17 hingga 21 September, dengan seluruh persiapan kini memasuki tahap akhir. Data menunjukkan ada 40 perusahaan Indonesia yang termasuk dalam daftar gelombang pertama perusahaan yang telah mengonfirmasi keikutsertaannya.

Berbagai produk bernilai tinggi dan beragam akan dipamerkan di seluruh zona ASEAN. Selain barang-barang konsumsi tradisional, negara-negara peserta juga akan memamerkan produk canggih di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), energi hijau, dan teknologi tinggi lainnya.

Pameran tahun ini menampilkan zona ekshibisi ASEAN yang diperluas dengan luas sekitar 20.000 meter persegi, dilengkapi dengan peningkatan menyeluruh dalam struktur produk pameran, jumlah negara yang berpartisipasi, serta tingkat kerja sama industri, yang menunjukkan berbagai pencapaian baru dalam kerja sama ekonomi dan perdagangan China-ASEAN, menurut informasi dari sekretariat pameran tersebut.

Timor-Leste akan tampil untuk pertama kalinya di paviliun komoditas pameran ini sebagai negara anggota resmi ASEAN, yang semakin memperkuat integrasinya dalam komunitas ASEAN.

Sebagai negara mitra kehormatan (themed country), Filipina telah mencatatkan 44 perusahaan terdaftar yang mencakup sektor makanan, perlengkapan rumah tangga, perawatan pribadi, pariwisata, serta jasa keuangan. Khususnya, sebuah perusahaan rintisan (startup) AI asal Filipina akan melakukan debutnya di ajang tersebut, menyoroti fitur-fitur pameran yang berfokus pada AI.

Pameran yang akan datang ini akan semakin meningkatkan kualitas layanan, menghubungkan produk-produk ASEAN berkualitas tinggi dengan pasar konsumen China yang sangat besar, serta terus memberikan dorongan baru bagi perdagangan regional dan kemakmuran ekonomi, menurut pihak penyelenggara.

Tahun ini menandai lima tahun terjalinnya Kemitraan Strategis Komprehensif China-ASEAN.

Hubungan ekonomi dan perdagangan terus menunjukkan hasil positif menyusul penandatanganan resmi Protokol Peningkatan Kawasan Perdagangan Bebas China-ASEAN (China-ASEAN Free Trade Area/CAFTA) 3.0, dengan nilai perdagangan bilateral diperkirakan akan melampaui 1 triliun dolar AS (1 dolar AS = Rp17.995) pada tahun 2025. China dan ASEAN telah menjaga posisi sebagai mitra dagang terbesar satu sama lain selama enam tahun berturut-turut.

Sumber Asli


Spread the love

Comments are closed

Leon

Admin Support